INILAH.COM, Jakarta - Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini belum tentu terkait pelantikan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan wakil presiden Boediono.
Hal itu disampaikan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito, Selasa (20/10) di Jakarta. Ito menambahkan mengenai penurunan indeks pada pertengahan perdagangan bursa saham ini bukan karena pelantikan presiden. Tetapi lebih kepada faktor regional. "Penurunan indeks tidak ada kaitannya dengan pelantikan presiden karena investor sudah tahu presidennya," tutur Ito.
Seperti diketahui pada perdagangan hari ini ditutup pada level 2.502 atau turun 18 poin sebesar 0,74%. Menurut pengamat pasar modal, Willy Sanjaya, investor asing masih net sale. "Jadi melanjutkan anomali pada sesi I karena bursa regional masih tetap positif tetapi IHSG justru terus tertekan," katanya kepada INILAH.COM Selasa (20/10).
Tekanan jual terjadi pada saham Bumi Resources dengan volume dan nilai transaksi yang cukup besar. Volume perdagangan saham BUMI mencapai 692,275 unit saham senilai Rp 1 triliun dengan 12.788 kali transaksi. Meskipun penurunan yang terjadi berusaha ditahan oleh saham dari grup Astra yang tetap berada di daerah positif. [hid]