INILAH.COM, Jakarta - Meski belum tentu menjabat sebagai Menkominfo, Tifatul Sembiring mengaku sudah menyiapkan program 100 harinya. Tifatul akan membuat program komputer masuk desa.
"Kalau saya diamanahi jabatan Menkominfo, 100 hari pertama sesuai target yang ditetapkan Presiden akan mewujudkan 100 desa komputer," kata Tifatul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/10).
Ia mengatakan, program itu merupakan bagian dari desain utama programnya yakni 10.000 desa komputer sampai dengan 2014. Tifatul bertekad sistem komputerisasi bisa masuk ke seluruh sendi masyarakat mulai lembaga pendidikan, bisnis, hingga pemerintahan.
"Bagaimana kita upayakan agar komputer bisa masuk ke lembaga pendidikan supaya mampu meningkatkan SDM kita," katanya.
Selain itu, komputer harus mendukung sektor bisnis agar semakin berdaya saing tinggi. Sistem pemerintahan yang terkomputerisasi, menurut Tifatul, sangat penting untuk meminimalisasi praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).
Dengan e-goverment, kata dia, maka nantinya semua urusan menjadi less paper. Artinya pegawai di tingkat pemda dan kecamatan, tidak lagi menerima uang tunai. "Tapi cukup menerima resi, sehingga sogok menyogok bisa diminimalisir," kata dia. [*/mut]