INILAH.COM, New York - Yahoo berhasil meraih laba bersih lebih dari 3 kali lipat meskipun pendapatannya sebagai Perusahaan internet sempat turun sampai 12%.
Yahoo mengatakan laba bersihnya melonjak lebih dari 244 persen pada kuartal ketiga menjadi 186 juta dolar AS, atau 13 sen per saham, dari 54 juta dolar, atau empat sen per saham, setahun yang lalu, dengan mudah melampaui perkiraan kalangan analis.
Kalangan analis di Wall Street sebelumnya menduga pendapatan perusahaan itu tujuh sen per saham untuk satu kuartal yang berakhir 30 September dengan pendapatan mencapai 1,12 miliar dolar.
Basis Yahoo di California, The Sunnyvale, mengatakan, pendapatan mereka turun 12 persen pada satu kuartal menjadi 1,57 miliar dolar dari 1,79 milyar dolar setahun lalu.
Yahoo mengharapkan pendapatan pada kuartal keempat berkisar 1,6 miliar dolar dan 1,7 miliar dolar, lebih baik daripada perkiraan kalangan analis yang hanya 1,22 miliar dolar.
Kinerja yang lebih baik dari perkiraan sebagian besar disebabkan karena berbagai langkah untuk memangkas biaya dilaksanakan oleh Carol Bartz yang sejak Januari menggantikan pendiri Yahoo! Jerry Yang sebagai kepala eksekutif.
Yahoo telah mengurangi sekitar 2.000 orang selama tahun lalu dan sekarang memiliki 13.200 karyawan. Penjualan perusahaan e-commerce yang terdaftar di bursa Hong Kong, Alibaba.com, juga memberi kontribusi pada peningkatan laba. "Dengan pendapatan yang diperoleh berdasarkan arah dan datar secara berurutan, kami punya kuartal ketiga yang solid dan menjadi sinyal bahwa bisnis utama kami telah stabil," kata Bartz dalam sebuah pernyataan.
Pimpinan Keuangan Yahoo, Tim Morse mengatakan perusahaan melihat kekuatan dalam area utama bisnis perusahaan dalam satu kuartal. Pendapatan dari pencarian iklan jatuh 19 persen dalam satu kuartal, sementara pendapatan dari penampilan iklan turun delapan persen. "Upaya kami untuk memposisikan kembali Yahoo masih dalam tahap awal, tapi kami yakin bahwa investasi kami dalam bisnis ini akan memungkinkan kami untuk menggunakan kesempatan dari tumbuhnya berbagai peluang sebagai dampak pertumbuhan ekonomi," kata Morse.
Pada Juli, Bartz telah 10 tahun bergabung dengan perusahaan mesin pencarian data di internet dan mitra periklanan, Microsoft, yang menyiapkan tahapan untuk bersama-sama menyerang perusahaan pemimpin pasar mesin pencarian data di internet, Google.
Di bawah kesepakatan ini, Yahoo akan menggunakan mesin pencari data dari Microsoft di situs miliknya, sementara Yahoo akan menyediakan dukungan penjualan global eksklusifnya untuk pengiklan premium.
Kesepakatan antara perusahaan portal dan raksasa perangkat lunak ini, menjadi tinjauan regulator anti-trust AS, diharapkan ditutup pada awal 2010.
Kepada kalangan analis keuangan dalam konfrensi pers, Morse mengatakan bahwa Microsoft mencapai kesepakatan untuk tetap berada dijalurnya dan Yahoo akan tetap menjadi pemain di bisnis mesin pencarian data di internet, tetapi tanpa biaya. "Kami masih yakin kami dapat menutup kesepakatan ini pada awal 2010," kata Morse. "Kami akan terus berinovasi berdasarkan pengalaman dalam bisnis pencarian data," katanya tanpa harus menghabiskan miliaran dolar yang diperlukan untuk tetap terjaga.
Nilai saham Yahoo naik 5,94 persen menjadi 18,19 dolar satu jam setelah perdagangan elektronik dibuka di New York. [*/cms]