INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL) dikabarkan sengaja diangkat para pelaku pasar. Hal ini menyusul adanya rencana rights issue senilai US$300 juta setara dengan Rp2,8 triliun.
Sumber
INILAH.COM mengungkapkan, pada waktu rencana rigths issue EXCL, harga saham
EXCL masih di kisaran Rp1.800-2.000. Saat ini pada perdagangan bursa Rabu (21/10), harga saham
EXCL di lantai bursa sudah bergerak ke arah Rp2.075. "Namanya juga perusahaan yang tiap rights issue harus ada yang menaikkan harga sahamnya dulu," ucapnya.
Selain itu, kabarnya Axiata Group Benhard dipastikan akan menjadi standby buyer rights issue tersebut. Memang Axiata merupakan pemegang saham pengendali sebanyak 83,8%
melalui anak perusahaannya yang bernama Indocel Holding Sdn Bhd. Nantinya, dana hasil rights issues ini akan digunakan untuk membayar utang perseroan. "Axiata resmi menjadi standby buyernya rights issue ini," ujarnya.
Rencananya rights issue ini akan dilaksanakan pada kuartal IV 2009.
Sementara jumlah total utang EXCL saat ini mencapai Rp19,9 triliun dan tahun ini nilai yang jatuh tempo sebesar Rp400 miliar dan US$81 juta. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !