Senin, 28 Mei 2012 | 18:24 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Disebut SBY, Menteri PKS Ucap Innalillahi
Headline
Salim Segaf - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: R Ferdian Andi R
web - Kamis, 22 Oktober 2009 | 11:56 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Sosial Salim Segaf al-Jufri berbeda dengan menteri lainnya. Ketika namanya disebut sebagai Menteri Sosial saat diumumkan SBY, dia justru mengucap 'Inna lillahi'.

Saat nama Salim Segaf Al-Jufri disebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada urutan ke-21, pria kelahiran Solo, 17 Juli 1954 itu mengucapkan "Inna lillahi Walhamdulillah". Sesaat setelah itu, Salim menghampiri kedua orang mertuanya, dan mencium tangan mereka.

Salim menegaskan tugas departemen sosial sangat besar sehingga harus diselesaikan bersama-sama. "Bangsa ini masih menghadapi persoalan besar yang harus kita selesaikan bersama-sama. Sebagian saudara kita juga masih banyak yang hidup kurang sejahtera. Tugas Departemen Sosial sangat berat," ungkap cucu Pendiri Organisasi Al-Khairaat, dari Palu, Sulawesi Tengah.

Politisi PKS ini berjanji sejak hari pertama menjadi Menteri Sosial dirinya siap bekerja keras. "Kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas. Itu prinsip revitalisasi yang akan kita kembangkan," jelas Mensos.

Di hari pertama menjadi Menteri Sosial, Salim dijadwalkan setelah menjalani pelantikan sebagai Menteri Sosial pada pukul 13.30 di Istana Negara, dilanjutkan prosesi serah terima jabatan dengan menteri sosial yang lama di Aula Depsos pada pukul 15.00. Dilanjutkan pada malam harinya acara pisah sambut dengan segenap jajaran pimpinan dan karyawan Depsos serta mitra kerja dari berbagai organisasi dan aktivis sosial. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
azis
Jumat, 23 Oktober 2009 | 10:38 WIB
alhamdulillah...emang begitu seharusnya, bukan sujud syukur ! Bukankah jabatan itu adalah amanah yg akan dimintai pertanggungjawabannya kelak !
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.