INILAH.COM, Jakarta - Hingga September 2009, pendapatan usaha PT Indosat Tbk (ISAT) turun 1,8% menjadi Rp13,4 miliar dari Rp13,65 miliar periode yang sama 2008.
Hal ini disampaikan manajemen ISAT dalam keterbukaan infromasinya ke BEI, Kamis (21/10). Sementara dari sisi laba bersih 9 bulan pertama2009, Perseroan juga mencatatkan penurunan sebesar 1,6% menjadi Rp1,45 miliar dari Rp1,47 miliar pada peridoe serupa 2008.
Beban usaha Perseroan hingga September 2009 mengalami kenaikan 4,9% menjadi Rp10,82 miliar dari Rp10,32 periode serupa 2008. Perseroan mencatatkan EBITDA turun Rp5,4 miliar menjadi Rp6,35 miliar dari Rp6,72 miliar. Marjin EBITDA turun 1,9% menjadi 47,4% dari 49,2%.
Sementara jumlah utang Perseroan dalam 9 bulan pertama 2009 naik 28% menjadi Rp24,42 miliar dari Rp19,08 miliar pada periode serupa 2008. Adapun total pelanggan seluler di 2009 mencapai 28,7 juta pelanggan atau turun 19,1% dibanding periode yang sama 2008 sebanyak 35,5 pelanggan.
Walaupun basis pelanggan kami berkurang hampir 20% dibandingkan tahun lalu, pendapatan selular kami menunjukkan perbaikan. Dalam perbandingan triwulanan, pendapatan selular kami tumbuh di atas 5% dalam triwulan ketiga 2009, yang menunjukkan bahwa strategi kami terhadap pelanggan berkualitas telah mulai memperlihatkan hasil yang positif. Kami akan tetap konsisten dan terus melakukan penyesuaian atas strategi kami dengan tetap menawarkan produk dan menyediakan layanan terbaik dalam industri ini, yang akan meningkatkan nilai bagi pelanggan dan para pemangku kepentingan kata Harry Sasongko, President Director dan CEO Indosat. [cms]