INILAH.COM, Jakarta - Salah satu program kerja Menteri ESDM baru Darwin Saleh meningkatkan produksi minyak Indonesia. Selain mengembangan bahan bakar alternatif.
Menteri ESDM Darwin Saleh menjelaskan ada beberapa hal penting yang akan dilakukan dalam waktu dekat, pertama akan melanjutkan yang baik-baik, kedua akan evaluasi dan memperbaiki yang kurang. dan ketiga segera mempercepat proses yang tengah diselesaikan. "Percepatan investasi dalam konteks meningkatkan produksi, lifting minyak," kata Darwin di Jakarta, Kamis (22/10).
Dosen FEUI ini juga akan perhatian kepada pengembangan energi alternatif, karena sebenarnya itu bukan visi pemerintah Indonesia saja, tetapi sudah menjadi visi global. Sebab Indonesia sendiri sudah memiliki komitmen untuk pengembangan energi alternatif. Konkritnya sudah termasuk dalam bauran energi.
Pada tahun 2025 target bauran energi mencapai 25%, baik untuk industri, transportasi dan rumah tanggal. "Insya Alloh dengan dukungan kita semua, pengembangan energi alternatif bisa tercapai," katanya.
Gas diprioritaskan untuk kebutuhan domestik, tetapi kita lihat lokasinya dulu. kalau misalnya sumber gas di tempat jauh seperti Sulawesi, maka dilihat lokasi penyerapan dan paling banyak di Jawa, seperti PLN, PGN dan Pertamina, tentang besaran kebutuhan mereka. [hid]