INILAH.COM, Makassar - PSM Makassar berhasil menahan imbang Persipura Jayapura dengan skor 1-1 pada laga Liga Super Indonesia 2009-2010, di stadion Mattoangin, Kamis (22/10) malam.
Di babak pertama, Persipura sempat terpancing untuk bermain dengan tempo lambat yang diperagakan tim Juku Eja. Berkali-kali pemain PSM melakukan serangan, diantaranya di menit ke 43. Empat kali tendangan ke arah gawang akibat bola liar yang terjadi di depan gawang kiper Persipura Jendry Pitoy tidak berhasil diakhiri dengan baik.
Gol baru tercipta di menit ke 41 setelah Pemain depan PSM berhasil lolos dari kawalan pemain Persipura. Pemain tengah Baroni memainkan umpan satu dua yang diselesaikan dengan manis oleh Cristian Carasco di mulut gawang Persipura.
Pelatih Persipura Jacksen Tiago berhasil mengembalikan ciri khas permainan cepat yang biasa dimainkan pasukannya. Hasilnya, dua menit setelah wasit Aeng Suharlang memulai babak kedua, Alberto Goncalves berhasil mengubah umpan matang Boaz Salosa dari sisi kiri menjadi gol lewat tendangan kaki kanannya.
Lewat kepemimpinan wasit Aeng, PSM mendapat satu kartu kuning dan dua untuk Persipura.
Jacksen mengakui, di babak pertama PSM berhasil menguasai tempo.
"Tidak selalu dengan tempo tinggi tergantung lawan kalau main dengan tempo sedang kita juga begitu, tapi 15 menit di babak pertama ikut irama PSM dan akhirnya peluang terbuang, tapi di babak kedua kita berhasil merubah strategi dan membuahkan hasil dengan serangan balasan, terangnya.
Manager PSM, Kadir Khalid, merasa kecewa atas hasil tersebut. Ia menilai permainan yang ditampilkan malam ini sangat buruk, terutama dari segi fisik.
"Di babak kedua, beberapa pemain yang diplot untuk bertahan dan melakukan serangan hanya berjalan mondar mandir saja di lapangan. Apalagi di menit ke-20 pemain Persipura merajalela. Mestinya PSM bisa bermain lebih jago ketika menemukan lawan yang lebih hebat," tegasnya.[-]