INILAH.COM, Benfica - Wakil Inggris di Liga Europa Grup I, Everton, pulang dengan babak belur setelah digelontor lima gol tanpa balas oleh tuan rumah Benfica di Stadion Estadio da Luz.
Kedua tim memperagakan permainan yang berbeda pada Jumat dini hari (23/10), WIB. Benfica menyerang dengan cepat melalui bola-bola langsung, sementara Everton berusaha unggul dalam penguasaan bola.
Statistik menunjukkan, meski Everton unggul dalam penguasaan bola (68:32), Benfica justru lebih banyak melepaskan tembakan. Dari 15 tembakan yang dilepaskan, sembilan tembakan Benfica berhasil mengarah tepat ke gawang lawan.
Sementara Everton, dari empat tembakan yang dilepaskan, hanya satu yang mengancam gawang lawan.
Benfica unggul 1-0 saat turun minum lewat gol Javier Saviola pada menit ke 14. Tendangan voli Saviola menyambut umpan silang gelandang Angel di Maria gagal diantisipasi kiper Tim Howard.
Di babak kedua, Everton kecolongan dua gol dalam rentang waktu dua menit. Menit ke 47, Saviola yang berhasil mengecoh Marouane Fellaini berhasil mengirimkan umpan kepada Oscar Cardozo yang segera mengubahnya menjadi gol. 2-0 untuk Benfica.
Satu menit kemudian Cardozo kembali mencetak gol, memanfaatkan umpan silang yang dilepaskan oleh Di Maria. 3-0 Benfica unggul.
Menit ke 53, tandukan bek Luizao memanfaatkan sepak pojok gagal dihalau pertahanan Everton yang tampil payah. 4-0 Benfica memimpin.
Pesta gol Benfica akhirnya ditutup pada menit ke 83 oleh Saviola.
Pada pertandingan lain di Grup I, tuan rumah BATE Borisov unggul 2-1 atas AEK Athens. Gol Borisov dicetak oleh Alexander Pavlov (52) dan Aleksandr Alumona (86), sementara gol Athens dicetak oleh Ismael Blanco melalui titik putih menit ke 31.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !