INILAH.COM, Jakarta - Mantan Kapolri Sutanto kini menjabat sebagai Kepala BIN. Gerakan separatisme di Indonesia, akan menjadi PR utama baginya.
Hal itu diungkapkan mantan Anggota Komisi III DPR dari FPKS, Soeripto. Mantan petinggi Bakin ini menilai, ada empat ancaman yang harus menjadi prioritas Sutanto dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala BIN.
"Pertama, berkaitan dengan separitisme, karena menjaga NKRI sebagai negara kepulauan tidak mudah dibandingkan dengan negara kontinental. Kedua, kalau tidak ada perubahan mendasar adalah soal pangan, terutama soal distribusi pangan khususnya ke Papua." ujarnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Jumat (23/10).
prioritas ketiga, sambungnya, berkaitan dengan lingkungan hidup. Seperti kerusakan lingkungan yang selama ini sudah menjadi ancaman, seperti banjir, kebakaran, hutan. "Dan ke empat itu adalah terorisme. Kenapa ke empat, karena saat ini ancaman teror sudah berkurang dengan sudah banyaknya teroris yang ditumpas kepolisian," ungkapnya.
Menurut Soeripto, jabtan Kepala bukan persoalan dari TNI atau dari Polisi. Tapi lebih kepada persoalan paradigma intelijen itu sendiri. "Persepsi dan paradigma itu yang lebih penting, misalnya ancaman ekstrem kanan dan ekstrem kiri, itu sudah tidak cocok lagi. Karena kita sudah menghadapi perubahan," pungkasnya. [mut]