INILAH.cOM, Jakarta - PT Pertamina EP masih mengalami kerugian karena suplai gas dari lapangan Glagah Kambuna ke pembangkit PT PLN (Persero) PLTG Glagah Kambuna terhambat.
"Sudah dua minggu lebih PLTG Belawan belum beroperasi. Harapannya dalam 3-4 hari ke depan pembangkit Belawan bisa beroperasi sehingga Pertamina bisa menyalurkan gas ke Belawan," ujar Manager Humas PT Pertamina EP, Mohamad Harun di Jakarta, Jumat (23/10).
Dia menambahkan jika dalam 3-4 hari mendatang pembangkit Belawan belum juga beroperasi, berarti Pertamina masih menunggu lagi untuk menyuplai gas ke Belawan.
Adapun rencana volume pasokan ke Belawan mencapai 30-40 juta kaki kubik per hari. "Dari produksi gas sebesar itu kami memperoleh hasil samping kondensat sebesar 3500 bbl per hari," jelas Harun.
Sementara, kondesatnya tersebut akan dikirim ke kilang Pertamina untuk dicampur dengan minyak mentah lainnya sebagai bahan baku kilang yang selanjutnya menjadi produk-produk BBM. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !