INILAH.COM, Jakarta - Prihatin pada isu perubahan iklim menggugah pemerintah Inggris meluncurkan peta iklim yang mengilustrasikan konsekuensi global jika dunia internasional gagal. Hii..
"Isu perubahan iklim ini merupakan merupakan tanggung jawab bersama. Semua akan terkena dampaknya, jadi semua harus terlibat dalam kerjasamanya," ujar Dubes Inggris Martin Hatfull di Kedubes Inggris, Jakarta, Jumat (23/10).
Peta iklim ini telah resmi diluncurkan di Museum Ilmu Pengetahuan oleh Menlu Inggris David Miliband dan Meneg Energi dan Perubahan Iklim Ed Miliband. Poster besar yang sempat digelar di kedubes itu menunjukkan beberapa dampak yang timbul jika rata-rata suhu global meningkat hingga 4 derajat Celcius di atas rata-rata iklim pra-industrial.
"Menuju perundingan internasional mengenai perubahan iklim pada Desember mendatang di Copenhagen, kami berupaya mencapai sebuah kesepakatan yang dapat membatasi perubahan iklim. Kami berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 80% pada 2050," lanjutnya.
Proyeksi peta dihasilkan dengan menggunikan perangkat HadCM3 QUMP milik Met Office Hadley Centre, untuk A1B dan A1FI bagi semua model yang menampilkan peningkatan rata-rata suhu plus 4 derajat Celcius.
Hal yang perlu diperhatikan termasuk peningkatan suhu yang lebih tinggi di daratan dibandingkan di lautan, serta peningkatan suhu ekstrim di Kutub Utara. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !