Senin, 28 Mei 2012 | 18:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pilih Jadi Oposisi
Hanura Tak Berminat Dekati SBY
Headline
Abdulah Fauzi - aseenk lee
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Sabtu, 24 Oktober 2009 | 06:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Partai Hanura tetap konsisten tak ikut kereta koalisi SBY di kabinet maupun di parlemen. Karena memang dari awal tidak ada niat untuk berdekatan.

"Dari awal kami tak pernah membayangkan masuk kabinet SBY, nawaitu saja tidak. Kami bukan banci, tapi kami konkret. Sejak awal statemen kami sama, jelas, dan konsisten!" kata Ketua DPP Hanura Abdulah Fauzi saat berbincang dengan INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (24/10).

Anggota Fraksi Hanura di DPR mengatakan, partai pimpinan Wiranto itu justru menyerukan pernyataan keras soal langkah-langkah politik yang ditempuh SBY. Jika semua partai bergabung dengan pemerintah, termasuk PDIP yang sudah sejak dulu konsisten jadi oposan, sistem demokrasi di negara kita akan hancur.

"Jangan terjadi obsolute power, bukan cuma otoriter. Posisi Hanura tetap all cleared, kritis dan tepat pada argumen," tuturnya.

Terkait Presiden SBY bisa saja merombak (reshuffle) KIB jilid II, dan ada peluang Hanura dipilih menteri, ia tak mau berandai-andai. Hanura tak akan ciut di parlemen meski dengan kekuatan sendiri, beroposisi.

Mengenai soal program kerja 100 hari pesiden dan kabinet bagaimana? "Kan program-programnya belum jelas, jadi kita mau mengkritisi, sekarang programnya juga belum jelas apa," pungkas Abdul. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.