Senin, 28 Mei 2012 | 18:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Awas! Ada Neolib di Bidang Kesehatan
Headline
Endang Rahayu Sedyaningsih - ist
Oleh: Raden Trimutia Hatta
web - Sabtu, 24 Oktober 2009 | 12:10 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Paham neoliberalisme bukan hanya muncul di bidang ekonomi. Dengan adanya isu Menkes baru SBY merupakan titipan asing, neolib di bidang kesehatan pun dikhawatirkan muncul.

"Saya takutkan akan terjadi neolib di bidang kesehatan. caranya dengan merubah virus yang ada di Indonesia menjadi alat penangkal atau obat oleh pihak asing kemudian dijual kembali ke Indonesia dengan harga yang ditentukan sendiri oleh mereka," ujar Ketua Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Marius Wijajarto di Warung Daun Pakubuwono, Jakarta, Sabtu (24/10).

Selain itu, sambungnya, yang lebih mengkhawatirkan adalah bila virus dari Indonesia akan dijadikan senjata biologis pembunuh massal. Sebab, virus-virus di Indonesia jenisnya paling mematikan dibandingkan negara lain.

"Virus Indonesia itu sangat diminati untuk jadi senjata biologis. Karena misalnya virus flu burung, kalau virus Vietnam setelah positif 5 hari kemudian meninggal, kalau Indonesia 2 hari saja langsung meninggal," jelasnya.

Munculnya nama Endang Rahayu Sedyaningsih menjadi Menkes menggantikan Siti Fadilah Supari memang menimbulkan kontroversi. Selain dirinya muncul belakangan karena menggantikan nominator tunggal sebelumnya yaitu Nila Djuwita Afansa Moeloek yang disebut-sebut tidak lolos tes kesehatan, Endang juga disebut memiliki kedekatan dengan lembaga penelitian Amerika Serikat, Namru-2. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.