INILAH.COM, Jakarta - Google telah meluncurkan fitur Gmail baru, "Got The Wrong Bob? ". Fitur itu untuk menghentikan salah kirim email yang sering terjadi dan memalukan.
Aplikasi itu akan memperingatkan pengguna bahwa mereka mungkin telah salah mengetik alamat email dan memaksa mereka untuk memeriksa sebelum pengiriman.
Fasilitas itu merupakan fitur terbaru dalam serangkaian inovasi yang diluncurkan Google
beberapa hari terakhir, termasuk alat telepon, Google Voice yang dapat merevolusi cara kita menggunakan telepon.
Teknik itu merupakan gagasan Yossi Matias, seorang insinyur Google. "Aku sering mendapat pesan yang dikirim karena kesalahan dan Yossi adalah nama yang umum di Israel, di mana saya berasal," katanya.
Sistem itu bekerja dengan menganalisa kelompok orang yang sering dikirimi email. Kemudian sistem dapat melihat jika seseorang telah salah memasukkan alamat yang tak terduga di antara penerima yang dimaksud.
Masalah sering muncul karena banyak sistem email, termasuk Gmail, memiliki fungsi auto-complete yang mengisi nama orang secara otomatis dari buku alamat setelah beberapa huruf pertama diketik. Akibatnya, salah kirim email sering kali terjadi.
Fitur ini tersedia gratis untuk puluhan juta pengguna Gmail, tapi bekerja hanya ketika seseorang mengirim email ke grup. Jika pengguna mengirim pesan ke satu penerima dan mengetik alamat yang salah, tidak ada jaring pengaman, menurut The Times. [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !