INILAH.COM, Jeddah Menyusul seorang pria yang dijatuhi hukuman penjara lima tahun di Arab Saudi karena membuat pengakuan kehidupan seks di televisi, kini sang produser program itu dijatuhi hukuman. Dua jurnalis perempuan yang tak disebutkan namanya dijatuhi hukuman cambuk 60 kali.
Dua produser program di stasiun televisi LBC ini, seperti dilansir BBC, Senin (26/10), berjenis kelamin perempuan. Keduanya telah diajukan ke pengadilan. Salah seorang di antaranya sudah dinyatakan bersalah dan dicambuk 60 kali.
Dia menjadi perempuan jurnalis pertama di Saudi yang mendapat hukuman semacam ini. Perwakilan televisi itu sendiri kini sudah ditutup di Arab Saudi. Sementara pihak LBC tidak berkomentar dalam masalah ini.
Stasiun televisi ini sudah lama dikritik oleh para ulama Saudi karena menayangkan berbagai acara yang menampilkan penyanyi dan artis berpakaian minim ke Arab Saudi. Ironisnya, salah seorang pemilik LBC adalah miliarder Saudi, Pangeran Alwaleed bin Talal.
Sebelumnya, Mazen Abdul Jawed, 32, seorang pria asal Libanon harus mendekam di balik jeruji besi selama lima tahun setelah tampil di program Red Lines. Yakni, setelah pada 15 Juli lalu, dia mendiskusikan sejumlah hal mengenai kehidupan seksnya, mulai kehilangan keperjakaan di usia remaja, melakukan foreplay, dan gaya bercinta. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !