INILAH.COM, Jakarta - PT Aneka Tambang (Antm) Tbk menjelaskan sampai akhir tahun produksi Bauksit perusahaan akan capai 60% dari target karena ditutupnya tambang bauksit Kijang.
Hal itu dikatakan Direktur Utama ANTM Alwinsyah Loebis kepada wartawan di Jakarta, Senin (26/10). "Produksi bauksit hanya tercapai 60% saja, hal ini terkait dengan ditutupnya tambang bauksit kijang," katanya.
Tambahnya, tambang ini sudah kita tutup karena cadangannya habis serta pemegang kuasa pertambangannya juga habis. Namun kita masih ada kewajiban untuk pasca tambangnya, misalnya soalnya mining closure dan upaya pemulihannya.
Sementara untuk menutupi kekurangan produksi bauksit lapangan kijang, Antm akan meningkatkan produksi bauksit dari lapangan Tayan, Kalimantan. ANTM menargetkan sampai akhir tahun produksi Bauksit dari lokasi tambang Bauksit Tayan, di Kalimantan Barat bisa mencapai 300-400 ribu ton. Saat ini produksi bauksit dari lapangan Tayan mencapai 50 ribu ton, sampai akhir tahun diharapkan terus meningkat hingga 300-400 ribu ton.
Sementara untuk produksi emas dan feronikel menurut Alwinsyah dipastikan bakal tercapai. Adapun target produksi emas dan feronikel 2009 antara lain; produksi Nikel selama 2009 yang semula capai 17 ribu ton dipangkas menjadi 12 ribu ton. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !