INILAH.COM, Jakarta - Seorang pekerja pizza yang berbalik jadi hacker, terhindar dari hukuman penjara setelah dia dinyatakan bersalah mencuri US$ 28.000 dari ATM menggunakan hacking komputer.
Brian Sommer (23) dilaporkan menggunakan informasi dari manual perbaikan ATM yang bisa didownload melalui internet untuk menghack hard disk dan mengubah jumlah yang dapat ditarik.
Sommer dua kali menjarah mesin ATM di Harvey Bay Queensland sekitar tujuh bulan pada tahun 2007, sebelum pihak berwenang menangkapnya beserta antek-anteknya.
Pencurian yang detail rincinya belum diungkapkan melibatkan penggunaan kartu debit yang asli yang diperoleh teman-teman dan keluarga Sommer.
"Dia mendapatkan password yang memungkinkan dia untuk mengakses hard drive mesin," kata jaksa Sarah Klemm mengatakan di Pengadilan Bundaberg menurut laporan surat kabar Queensland. "Dia menggunakan mesin itu mengakses hard drive dan mengubah pengaturan."
Dua mitra Sommer dalam kejahatan, Roderic Cabanilla Read dan Christopher Scott Lockyer, masing-masing dijatuhi hukuman enam bulan masa percobaan pada bulan Desember 2007.
Hakim Anthony Bundaberg Rafter di Pengadilan Sommer menjatuhkan hukuman dua tahun masa percobaan, di samping pelayanan masyarakat hingga 100 jam dan denda US$ 23.000. Jaksa yang menyebut Sommer sebagai dalang penipuan berusaha menempatkannya di balik jeruji selama sedikitnya dua tahun.
Namun, usia Sommer, referensi dan catatan akademis membantunya terhindari penjara.
Hukuman Sommer tidak dicatat, sehingga masih diizinkan untuk terus mengejar ambisinya bekerja untuk angkatan bersenjata Australia sebagai teknisi avionik.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !