INILAH.COM, Moskow Baru 47 hari ditunjuk sebagai pelatih CSKA Moskow, Juande Ramos sudah harus menelan pahitnya terdepak. CSKA memutuskan untuk memecat pelatih asal Spanyol tersebut.
Ramos masuk menggantikan Zico bulan lalu dengan harapan bisa membawa CSKA sukses di liga domestik dan lolos dari babak grup Liga Champions. Tapi, kekalahan 3-1 dari FC Moskow pada lanjutan Liga Rusia, akhir pekan lalu, menjadi batas terakhir pengurus CSKA.
Kekalahan tersebut membuat posisi CSKA melorot ke posisi lima klasemen sementara Liga Rusia, tertinggal sepuluh poin dari pemimpin klasemen Rubin Kazan dan tinggal menyisakan empat pertandingan.
Kemenangan atas Besiktas di Liga Champions memang sempat mengamankan posisi Ramos, tapi kekalahan dari VfL Wolfsburg dan Manchester United berakibat buruk terhadap masa depan mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Real Madrid tersebut.
Uniknya, pemecatan ini terjadi tepat setahun setelah Ramos dipecat oleh Tottenham musim lalu. Pada 25 Oktober 2008, Ramos dipecat dari White Hart Lane setelah Tottenham hanya meraih dua poin di beberapa laga awal Liga Primer.
Mantan pelatih Kyrlia Sovetov, Leonid Slutsky, ditunjuk oleh CSKA sebagai pelatih sementara di empat laga tersisa di Liga Rusia.[bow]