inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Gawat, WHO Sebut HP Sebabkan Tumor

Headline
topnews.us
Oleh:
Selasa, 27 Oktober 2009 | 12:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta Penelitian dengan biaya US$ 30 juta menyangkut telepon seluler telah menemukan hubungan antara penggunaan jangka panjang perangkat itu dengan tumor otak.

Koran Telegraph hari ini melaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengungkapkan penyelidikannya selama satu dekade yang menemukan perangkat itu dapat menyebabkan kanker. Badan internasional yang dihormati itu, akan segera mengeluarkan pesan kesehatan pada masyarakat menyangkut temuan itu.

Kesimpulan itu bertentangan dengan jaminan bertahun-tahun perusahaan telepon seluler dan ilmuwan bahwa penggunaan telepon seluler aman.

Penyelidikan WHO menunjukkan "peningkatan risiko yang signifikan" tumor otak "yang berkaitan dengan penggunaan ponsel selama sepuluh tahun atau lebih".

Kepala penelitian, Dr Elisabeth Cardis, mengatakan "tindakan pencegahan penting."[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
dewi wulandari @ Selasa, 27 Oktober 2009 | 17:36 WIB
in fact handphone make cancer,in my opinion do not always use handphone if not too need dewi wulandari 07123634
siti nur ulfah @ Selasa, 27 Oktober 2009 | 13:26 WIB
sebaiknya jangan berlebihan memakai hp benar sih emang gitu tapi, aku heran mengapa telepon bisa menyebabkan tumor otak
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.