INILAH.COM, Damaskus Aksi Israel terhadap masjid Al-Aqsa terus menuai protes. Kali ini Suriah yang menuding Negara Zionis itu ingin Yahudisasi kota suci Jerusalem.
Israel sedang merancang untuk me-Yahudi-kan Jerusalem dan menghancurkan Masjid Al-Aqsa. Ini merupakan tindakan kriminal terhadap tempat suci umat Muslim dan warisan Arab, demikian pernyataan Deplu Suriah, Selasa (27/10).
Suriah juga juga mendesak masyarakat internasional dan siapapun yang bersedia mewujudkan perdamaian di Timur Tengah untuk mengutuk pelanggaran Israel dan melakukan upaya untuk menghentikannya.
Pada Minggu pagi (25/10), polisi Israel dan pengunjuk rasa Arab bentrok di kompleks Masjid Al-Aqsa dan makin memanaskan kondisi di sekitar tempat suci tersebut. Liga Arab, yang bermarkas di Kairo, Mesir, telah memperingatkan mengenai konsekuensi serius akibat pelanggaran Israel menerobos ke Masjid Al-Aqsa.
Pemimpin Liga Arab Amr Moussa mengutuk tindakan Israel dan menggambarkannya sebagai pelanggaran serius. Ia meminta Israel menghentikan pelanggaran tersebut segera, mengakhiri blokade atas kompleks masjid, serta menyerukan Dewan Keamanan PBB agar ikut menghentikan serangan.
Kerusuhan meletus saat polisi Israel meningkatkan langkah pengamanan setelah pemimpin Muslim setempat menyeru negara Arab pada akhir pekan agar mempertahankan kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua dari apa yang mereka sebuah penaklukan Yahudi. Beberapa orang cedera dalam peristiwa tersebut. [*/vin]