inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Kemacetan Jaringan

Teknologi 4G Sudah Mendesak

Headline
istimewa
Oleh: Donny Andhika
Rabu, 28 Oktober 2009 | 09:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pertumbuhan layanan data berperan besar dalam bisnis telekomunikasi mendatang. Alhasil, solusi LTE dan WiMAX menjadi mendesak jika tak ingin terjadi kemacetan jaringan.
Marcus Brocert Head of Sales & Marketing, Radio Access Nokia Siemens Network (NSN) mengatakan teknologi komunikasi Indonesia harus mulai beralih ke arah LTE (long term evolution). Karena teknologi yang ada sekarang GSM/EDGE, WCDMA/HSPA, CDMA 2000, dan fixed Wimax tidak akan mencukupi.
Perubahan teknologi itu diperlukan agar mampu menyeimbangkan pertumbuhan layanan data seperti tuntutan pasar. Mobile broadband akan lebih tinggi dari pada fixed broadband. Sudah ada sekitar 80% operator di seluruh dunia yang beralih untuk mengadaptasi IP atau Ethernet di akhir 2009 ini, katanya, kemarin.
Marcus mengakui sulit memahami sikap operator Indonesia yang lamban dalam membangun infrastruktur jaringan. Padahal analis Gartner menyarankan operator segera merencanakan kapasitas backhaul lebih dari 100Mbits/detik per site.
Ia menyatakan operator akan terus mengalami pertumbuhan trafik data yang cepat. Jika tidak masuk ke solusi LTE dan WiMAX, maka akan mengalami masalah bottleneck dalam mobile backhaul.
Banyak insfrastruktur di dunia yang didasarkan pada arsitektur kuno yang jelas tidak akan mampu secara efisien memenuhi persyaratan transport bagi jaringan generasi selanjutnya," ujarnya.
Mike Adams, NSN APAC Broadband Connectivity menyatakan saat ini operator menghadapi tiga tantangan besar. Bagaimana cara menarik dan mempertahankan pelanggan, bagaimana membentuk jaringan yang efisien, serta bagaimana memastikan kesiapan bandwidth untuk menerapkan layanan baru.
Padahal pertumbuhan data akan berlangsung sangat cepat setiap tahunnya, seiring makin meningginya konektivitas internet. Hal itu juga didukung dengan peningkatan pengguna internet untuk mengakses situs semacam MySpace, YouTube, Facebook, ataupun Google.
"Rata-rata tiap orang kini menyaksikan sekitar 3 video streaming per hari. Tren penggunaan gadget seperti iPhone dan BlackBerry menambah parah trafik jaringan," tambahnya.
Sementara kunci dari pertumbuhan pendapatan operator pada saat ini terletak pada layanan 3G/4G mobile broadband untuk generasi Web 2.0. Layanan ini memerlukan biaya per-bit yang semakin rendah dengan bandwidth yang makin besar. Pembangunan infrastruktur yang baik dapat memicu Indonesia ke arah negara berbasis teknologi khususnya di bidang komunikasi. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
Ikhsan Pallawa @ Rabu, 28 Oktober 2009 | 12:05 WIB
semoga menkominfo yang baru kali ini memperhitungkan program jatah jaringan beralih ke Wimax.. Apalagi indonesia salah satu user terbanyak dalampenggunaan jaringan akses data
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.