INILAH.COM, Los Angeles Sutradara Roman Polanski agaknya bakal terbebas dari jerat hukum. Pasalnya, Samantha Geimer, berniat mencabut tuntutan terhadapnya.
Samantha, korban nafsu Polanski ketika wanita itu masih berusia 13, mengaku perhatian media yang luar biasa yang dia terima sejak Polanski ditahan bulan lalu, mengganggu kesehatan dan pekerjaannya. Tekanan hidupnya semakin berat.
Pengacara Samantha, Lawrence Silver, menyatakan kliennya meminta pengadilan banding California bahwa kasus kriminal terhadap Polanski kalau bisa dicabut saja. Itu setelah lebih dari 500 panggilan telepon dari wartawan menghampirinya, meminta komentarnya setelah sutradara berdarah Polandia itu ditahan pada 26 September lalu. Dia ditahan di Swiss, begitu sampai di negara itu untuk menghadapi festival di mana dia menerima anugerah penghargaan sepanjang masa.
Polanski pernah dinyatakan bersalah pada 1977 di hadapan pengadilan. Dia mengakui memberikan sampanye dan Quaalude kepada Samantha yang saat itu berusia 13. Dia membawa Samantha ke rumah Jack Nicholson untuk sesi pemotretan sebelum melakukan hubungan seks.
Tak lama setelah pengakuan itu, Polanski meninggalkan AS sebelum dirinya ditahan. Perintah penahahan terhadap dirinya baru muncul pada 1978.
Samantha, kini berusia 45, sudah menikah dan menjadi ibu dari tiga anak. Dia memunculkan identitasnya di hadapan publik beberapa tahun lalu setelah mengajukan gugatan perdata terhadap Polanski. [aa/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !