INILAH.COM, Kualalumpur - PT Bank CIMB Niaga Tbk tengah mengkaji rencana memperkuat modal pada tahun depan, baik melalui rigths issue maupun penerbitan obligasi.
Demikian diungkapkan Wakil Presiden Direktur CIMB Niaga, Chaterine Hadiman usai penyerahan CIMB-Star Padang Relief Fund, di Kuala Lumpur, Selasa (27/10).
Ia mengungkapkan, dana itu akan digunakan untuk melunasi obligasi subordinasi yang bakal jatuh tempo pada Juli 2010 dan ekspansi kredit. Obligasi yang dilunasi lebih cepat (call option) tersebut bernilai US$100 juta dengan bunga sekitar 7%. Jika tidak dilunasi, bunga obligasinya akan bertambah besar karena ada tambahan bung premium.
"Namun, kesiapan rencana aksi korporasi tersbeut masih menunggu perhitungan ekspansi kredit tahun ini," ucap Chaterine.
Memang, saat ini rasio kecukupan modal atau CAR perseroan masih 15%. Namun, lanjutnya, apa persis tambahan modal baru bisa secara jelas dihitung pada akhir November atau Desember. Manajeman CIMB Niaga pun tengah merancang ekspansi jaringan dan anjungan tunai manditi (ATM) yang cukup besar tahun depan.
"Berapa jaringan cabang dan ATM yang akan kami tambah masih dihitung. Yang jelas, perluasan tersebut membutuhkan capital expenditure yang besar," tukasnya. [san/cms]