NYERI adalah reflek perlindungan atau proteksi karena kerusakan jaringan atau potensi kerusakan jaringan akibat rangsangan, sehingga terhindar dari kerusakan.
Jadi, nyeri timbul bila ada rangsangan dan ada yang menerima rangsangan tersebut.
Kemudian, reaksi tubuh adalah nyeri, yang dapat diungkapkan bermaca-macam istilah. Mengapa nyeri dikatakan reflek perlindungan?
Coba kita bayangkan seandainya tubuh kita tidak ada nyeri, barangkali mudah sekali terjadi kerusakan pada jaringan. Dari timbul rasa nyeri tersebut dapat dipakai sebagai cara mendeteksi suatu gangguan atau penyakit oleh seorang massieur atau terapis agar memudahkan mendeteksi gangguan, sekaligus memblokadenya.
Kalau saja tidak ada rasa nyeri tentu semua tidak dirasakan dan tidak ada reaksi tubuh. Untunglah kita diberi rasa nyeri sehingga semua kejadian di tubuh kita akan bereaksi untuk menghindar, sehingga jaringan tidak bertambah rusak.
Proses Nyeri.
Bila terjadi cedera pada jaringan, maka tubuh akan bereaksi dengan melepas zat-zat tubuh. Terutama yang berasal dari sirkulasi darah dan subtansi potasium yang berasal dari ujung saraf setempat.
Dengan pelepasan zat-zat kimia tadi, akan merangsang ujung-ujung saraf sensorik atau saraf nyeri dan akan dihantarkan ke medula spinalis. Selanjutnya oleh saluran persarafan disampaikan ke otak dan akan diinterprestasikan berupa rangsangan nyeri.
Dengan adanya rasa nyeri tadi bisa mengakibatkan spasme otot yang merupakan perlindungan diri dari adanya nyeri. Penderita kemudian akan membatasi pergerakannya terutama yang menimbulkan rasa nyeri, sehingga bila hal ini berlangsung lama akan menyebabkan kelemahan otot, dan selanjutnya penderita akan mengalami gangguan fungsi.
Secara teori massage, nyeri menandakan sebuah sinyal yang kadangkala tidak diperdulikan. Padahal nyeri, ngilu, pegal dan sebagainya adalah merupakan bahasa jaringan tubuh manusia yang memberitahukan bahwa di bagian tertentu perlu mendapat perhatian. Yang pasti kita harus percaya diri bahwa Tuhan Yang Maha Esa menciptakan penyakit pasti memberikan obatnya pula.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !