INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memproyeksikan rata-rata transaksi di 2010 senilai Rp4,5 triliun dengan jumlah harian bursa 247 hari.
Hal ini disampaikan BEI dalam rilisnya usai mengadakan RUPS di Jakarta, Rabu (28/10). Selain itu BEI juga menargetekan 25 emiten baru di 2010.
Untuk pencatatan shaam tambahan atau rights issue, BEI menargetkan 35 emiten, untuk emisi obligasi korporasi 35 emisi dan obigasi negara 16 emisi. Rata-rata volume SUN diperkirakan sebesar Rp82 miliar dengan rata-rata volume harian obligasi korporasi harian Rp25 miliar.
Laba usaha BEI diproyeksikan Rp169,54 miliar, yang berasal dari pendapatan total utang bersih Rp439,3 miliar dan total biaya usaha 269,76 miliar.
Pada 2010, BEI juga merencanakan untuk melakukan investasi sebesar Rp95,63 miliar guna pengembangan teknologi informasi terkait sistem perdagangan meliputi pengembangan JATS, CTV, BI, dan result report dan peningkatan fasilitas sistem untuk mendukung online trading dan direct market access. [cms]