Laba bersih kuartal II Bank CIMB Niaga Rp 12 triliun atau meningkat 19% dari periode yang sama tahun sebelumna Rp966.6 miliar.
Demikian dikatakan Dirut Bank CIMB Niaga Arwin Rasjid dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (28/10). Peningkatan laba CIMB Niaga ini didukung meningkatnya pendapatan operasrional dan efisiensi biaya perusahaan. "Salah satunya dipicu oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih dan keuntungan dari investasi, surat berharga sebesar Rp127,9 miliar per September 2009 setelah pada tahun lalu mengalami kerugian Rp218,8 miliar," katanya.
Selain itu Bank CIMB Niaga juga bisa memperbaiki biaya operasional dengan meningkatkan rasio cost to income menjadi 49,9% dibandingkan tahun lalu 61,0%.
Untuk total kredit meningkat 3% menjadi Rp74,1 triliun, Out standing jumlah kartu kredit mencapai 642 ribu pada 9 bulan pertama pada tahun lalu 581 ribu kartu kredit. Untuk LDR naik jadi 90,2% dibandingkan sebelumnya 88,2%. Untuk lebih dari 20,7% disalurkan ke luar pulau Jawa dari total kredit Bank CIMB Niaga.
Untuk NPL selama 9 bulan pertama 2,8% atau di bawah NPL rata-rata industri mencapai 4% per Agustus 2009. Jumlah DPK mencapai Rp81,3 triliun atau naik jadi Rp80,7 triliun. Komposisi dana semakin baik dengan meningkatnnya CASA (current account saving account) Rp5,9 triliun atau 17% setahun menjadi Rp39,9 triliun. [hid]