INILAH.COM, Jakarta - PT CIMB Niaga tengah mengkaji opsi rights issue atau obligasi yang akan diterbitkan pada awal 2010 untuk memperkuat modal perseroan seperti melunasi obligasi sub ordinasi.
Demikian diungkapkan Presiden Direktur Arwin Rasyid, Presiden Direktur CIMB Niaga kepada wartawan seusai paparan materi di Jakarta, Rabu (28/10). "Rencananya awal tahun depan, namun apakah rigths issue atau sub debt masih dalam pengkajian," ucap Arwin.
Sementara itu, Wakil Presiden Direktur CIMB Niaga Chaterine Hadiman pernah mengatakan, perseroan tengah menjajaki rights issue untuk melunasi obligasi sub ordinasi yang akan jatuh tempo pada 2010 dan ekspansi kredit.
Obligasi yang dilunasi lebih cepat tersebut senilai US$100 juta dengan bunga 7%. Jika tidak dilunasi, bunga obligasinya akan bertambah besar karena ada tambahan bunga primer. [san/hid]