Minggu, 27 Mei 2012 | 10:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Menkeu: Rupiah Dibayangi Dolar AS
Headline
Sri Mulyani - inilah.com /Agus Priatna
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Rabu, 28 Oktober 2009 | 18:57 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pergerakan nilai tukar rupiah masih dalam bayang-bayang dolar AS kendati muncul wacana diversifikasi mata uang.

"Bahwa kita harus terus melihat faktor perekonomian AS, melihat pengaruhnya ke seluruh dunia," ujar Ani usai menanam pohon dalam rangka Dirgahayu Departemen Keuangan, Rabu (28/10).

Ani menjelaskan, kendati banyak pihak yang menyatakan akan menggunakan mata uang lain dalam transaksi perdagangan dunia, namun hal tersebut belum berpengaruh secara signifikan. "Banyak yang mengatakan akan melakukan diversifikasi dalam currency, tapi dominasi currency AS itu masih di atas 70 persen dari total penggunaan currency dunia," jelasnya.

Lebih lanjut Ani mengatakan, berbagai tindakan pemerintah AS terkait kebijakan fiskal seperti pengumuman bank sentral AS terkait suku bunga akan memberi dampak pada pergerakan nilai tukar rupiah. "Apakah mau menaikkan suku bunga dalam mengantisipiasi defisit dari APBN- nya yang meningkat. Itu semuanya pasti akan mempengaruhi persepsi dan proyeksi terhadap mata uang dolar," ujarnya.

Kendati demikian, Ani tetap optimis bahwa nilai tukar rupiah akan mengalami penguatan. Pasalnya bila The Fed positif menaikkan suku bunga acuan maka akan berdampak positif bagi rupiah karena nilai tukar dolar AS akan melemah terhadap mata uang dunia lainnya. "Termasuk kita," ujarnya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.