INILAH.COM, Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi beberapa hari terakhir tidaklah bersifat permanen.
Menurut Darmin, pergerakan nilai tukar rupiah masih dalam pengaruh regional selain adanya aksi ambil untung dalam di lantai bursa. "Tapi ini bukan kecenderungan yang permanen. Situasinya memang masih agak berubah-ubah naik turun, jadi ini bukan yang stabil," ujarnya di Gedung Graha Sawala, Rabu malam (28/10).
Darmin menjelaskan, pihaknya akan selalu berupaya menjaga volatilias rupiah agar pergerakannya tidak terlalu tajam. "Tapi memang ada turun naiknya. BI tidak pernah diam begitu saja. Tapi kami tidak ingin terlihat melakukan sesuatu. Nanti dibaca, BI maunya kurs sekian, malah nanti banyak yang ambil keuntungan dari situ," pungkasnya. [mre/hid]