INILAH.COM, Jakarta Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Nurdin Halid semakin optimistis dengan pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 setelah didukung negara-negara ASEAN dan Australia.
Ketika bom Kuningan meledak Juli silam, harapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah PD 2022 seakan-akan sirna karena masalah keamanan. Nurdin-pun saat itu mengatakan peluang Indonesia sangatlah tipis.
Tapi, kini Nurdin mengungkapkan peluang Indonesia menjadi tuan rumah kembali menguat. Ini dikarenakan Indonesia mendapat dukungan penuh dari seluruh negara ASEAN dan Australia.
Malaysia bahkan secara terang-terangan mendorong Indonesia sebagai tuan rumah. Thailand, Singapura, Brunei Darussalam dan Vietnam juga telah menyatakan dukungannya. Bahkan dukungan itu menjadi perbincangan informal pada KTT ASEAN yang lalu, ujar Nurdin pada penandatanganan kontrak kerjasama PT Liga Indonesia dengan sejumlah sponsor ISL di Kuningan, Jakarta, Rabu (28/10).
Yang membuat Nurdin lebih senang adalah adanya kesepakatan dengan Australia untuk melakukan kerjasama seperti mutual agreement untuk saling mendukung di antara kedua negara.
Indonesia akan mendukung Australia sepenuhnya untuk menjadi tuan rumah PD 2018, dan sebaliknya Australia akan mendukung Indonesia pada PD 2022. Secepatnya kami akan melakukan penandatanganan kerjasama dengan Australia, kilah Nurdin.
Nurdin juga menegaskan dalam enam hingga delapan bulan ke depan akan menjadi penentuan peluang Indonesia menjadi tuan rumah. Dan pada 4 Desember baru Indonesia akan melakukan fight promosi. Di fase tersebut Indonesia harus menyiapkan logo dan pernak-pernik yang akan dijual ke Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
Tapi, semuanya presiden yang menentukan. Kami akan terus memberitahu perkembangan sebagai tuan rumah kepada presiden melalui Menegpora, kilahnya.[bow]