Jumat, 25 Mei 2012 | 22:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
FPKS Tak Ngiler 500 M Untuk Bungkam Angket Century
Headline
Fachri Hamzah - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Raden Trimutia Hatta
web - Kamis, 29 Oktober 2009 | 12:04 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Angket Century terancam ditolak, karena ada dana Rp 500 miliar yang akan digelontorkan untuk menyuap para anggota dewan. Namun, PKS akan menolaknya dan tetap mendukung angket.

"Yang bisa PKS jamin, kita tidak akan membiarkan ini lewat, apapun caranya kejahatan ini harus diusut sampai lobang tikus," ujar Wakil ketua komisi III Fachri Hamzah kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (29/10).

Wakil Sekjen DPP PS ini mengatakan, kasus Century merupakan kejahatan yang luar biasa setelah kasusu BLBI. bahkan, kasus Century ini dianggapnya lebih parah dari kasus BLBI.

"Kita akan mempertanyakan banyak hal soal pengawasan BI. Jangan dihubungkan dengan koalisi, semua yang kita ini lakukan untuk kebenaran," ungkapnya.

Sebelumnya, anggota Komisi III dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo mengungkapkan, isu soal adanya upaya pihak tertentu yang akan menggagalkan angket itu tengah menguat di DPR. Pihak itu akan menyuap para anggota dewan terhormat untuk tidak menyetujui penggunaan hak angket.

"Pihak-pihak itu kini sedang bermain (suap). Mereka kini tengah menggiring agar kasus Century itu tidak masuk ke ranah hukum di Komisi III," cetusnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
Armel Basri
Jumat, 30 Oktober 2009 | 21:14 WIB
kasus Bank century pd prinsipnya sama sj dg ksus BLBI yg sma2 mlbtkan org2 BI. Truliunan uang ngra dihlngkan yg akhirnya dibbankan ama rakyat lwt kenaikan pajak dan pngurangan subsidi
hmsabar
Jumat, 30 Oktober 2009 | 08:32 WIB
MEMANG PKS harus menjadi contoh, bila perlu yang ,mengiming-imingi itu seret juga sekarang ke polisi untuk diproses secara hukum. Tapi, polisi yang mana?
More Silalahi
Jumat, 30 Oktober 2009 | 08:04 WIB
Mudah-mudahan semua anggota DPR yg terhormat tidak tergoda dengan suap dan sungguh-sungguh mengingat sumpah jabatannya dan sungguh-sungguh membela kepentingan rakyat. Salut buat FPKS bila pernyataannya sungguh-sungguh terlaksana. PKS jaya.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.