Senin, 28 Mei 2012 | 23:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ekspedisi Titanic Akan Dilanjutkan
Headline
istimewa
Oleh: Donny Andhika
web - Kamis, 29 Oktober 2009 | 12:42 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Ekspedisi lanjutan untuk menemukan artefak dari kapal megah Titanic akan dilakukan oleh sebuah perusahaan yang memiliki hak eksklusif.

RMS Titanic akan menjadi ekspedisi lanjutan setelah 2004. Sebelumnya ekspedisi juga dilakukan oleh James Cameron, sutradara film Titanic.

Perusahaan itu akan menghadap pengadilan Senin (29/10)untuk mencari penghargaan atas ekspedisi di masa lalu, serta untuk menginformasikan rencananya.

"Jelas kita memiliki sejumlah alasan untuk kembali ke reruntuhan kapal, namun kami ingin melakukannya dengan restu dari pengadilan," kata Christopher Davino, presiden dan CEO RMS Titanic.

Dalam pengajuan izin di pengadilan, perusahaan itu mengatakan akan kembali ke situs kecelakaan itu tahun depan.

Hakim distrik AS Rebecca Beach Smith yang akan memimpin sidang. Ia seorang ahli hukum maritim dan menganggap reruntuhan itu sebagai harta karun internasional

Pengadilan akan menetapkan hukum untuk menjamin ribuan artefak Titanic tetap utuh dan dapat diakses oleh publik. Selama ini beberapa peninggalan Titanic berakhir di rumah lelang London.

RMS Titanic adalah sebuah anak perusahaan dari Premier. Sekitar 5.900 kerajinan China, seperti perabot dan perlengkapan kapal serta barang-barang pribadi yang bernilai lebih dari $ 110 juta, ditampilkan di seluruh dunia oleh Premier Exhibitions Inc.

Smith sebelumnya telah menyatakan keprihatinan mengenai pengelolaan Premier. Perusahaan itu mengalami perubahan dewan pimpinan pada 2009 dan menerima suntikan dana segar sebesar US$ 12 juta tunai dari investor.

Jack H Jacobs, salah satu direktur baru mengatakan Premier dikelola dengan sangat buruk, tetapi semua sudah berbalik. Dia mengatakan manajemen yang salah tidak meluas ke pemeliharaan artefak Titanic.

Titanic tenggelam pada pelayaran perdananya di perairan internasional pada 15 April 1912, dan terjadi saling klaim hukum sejak tim internasional yang dipimpin oleh ahli kelautan Robert Ballard menemukannya pada tahun 1985

Pengadilan telah menyatakan RMS Titanic memiliki hak eksklusif untuk menyelamatkan Titanic. Namun secara eksplisit menyatakan tidak memiliki 5.900 artefak yang ditemukan atau bangkai kapal itu sendiri.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.