INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik menargetkan produksi meningkat 25 juta ton pada 2012 dari penambahan pembangunan pabrik baru dan program detol making.
Hal itu dikatakan Direktur Utama PT Semen Gresik (Persero) TBk Dwi Soetjipto. "Dua pabrik masih on schedule dan target waktu yang ditargetkan bisa dipenuhi," ujarnya.
Ia melanjutkan pembangunan pabrik sudah seattle dan mengoptimalkan dari dana internal dan sindikasi. Rencananya, SMGR akan membangun pabrik baru di Tonasa selesai pada 2011 untuk peningkatan produksi 2,5 juta ton. Sedangkan pembangunan pabrik di Tuban selesai pada kuartal pertama 2012 untuk produksi 2,5 juta ton sehingga pada 2012 ada peningkatan produksi 25 juta ton.
Total belanja modal untuk pembangunan pabrik di Tonasa sekitar US$ 670 juta dengan pembangunan powerplant US$ 114 juta. "Pembangunan powerplant untuk meningkatkan suplai listrik karena di Sulawesi Selatan masih rendah," ujar Dwi.
Ia menambahkan perkembangan pembangunan dua pabrik tersebut sekitar 12,3% untuk di Tonasa sedangkan di Tuban baru capai 9%." pada awal masih lama karena perijinan yang masih lama dan engineering serta aspek fisik yang belum kelihatan," kata Dwi.
Selain itu ada pembangunan pabrik baru di Padang. Nilai investasi pembangunan pabrik di Semen Padang berkisar US$ 350 juta. "Merencanakan ukuran pabrik relatif sama untuk konsolidasikan dan penguasaan teknologi serta maintenance," ujar Dwi.
Ia mengatakan sumber pendanaan masih dipertimbangkan baik obligasi dan pinjaman bank. [hid]