INILAH.COM, Jakarta Dua pimpinan nonaktif KPK Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah masih menjalani pemeriksaan di lantai 4 Bareskrim Polri. Setelah menjalani pemeriksaan selama sekitar lima jam, mereka mendapat kiriman makanan berupa ayam goreng sebuah restoran cepat saji dari staf KPK.
Makanan itu diantarkan tiga staf humas KPK yang datang pada sekitar pukul 20.13 WIB. "Ini buat Pak Bibit dan Pak Chandra," kata salah seorang staf humas KPK Priharsa, saat ditanya wartawan, Kamis (29/10) malam.
Mereka berada di dalam Bareskrim sekitar 15 menit hingga kemudian pulang. Saat ditanya wartawan, ketiganya kembali enggan berkomentar banyak mengenai kondisi kedua pimpinan mereka.
Henri, salah seorang staf KPK hanya berkata bahwa makanan yang dibawanya telah dimakan oleh Bibit dan Chandra, serta sejumlah staf KPK. Saat ditanya kondisi ruang pemeriksaan maupun tahanan yang dihuni mereka, dia mengaku tidak mengetahuinya. Kita nggak bisa masuk. Jadi nngak tahu kondisinya, tukasnya.
Hingga kini, baik Bibit maupun Chandra belum mendapat kunjungan sama sekali dari keluarga maupun kerabatnya. Mereka masih menjalani pemeriksaan sejak pukul 15.00 WIB. Rencananya, usai menjalani pemeriksaan keduanya akan ditahan di rutan Mabes Polri.
Keduanya dutahan dengan sejumlah alasan. Antara lain, karena persyaratan objektif sudah terpenuhi, yaitu sebagaimana diatur dalam KUHP ancaman penjara terhadap keduanya di atas 5 tahun. Sedangkan alasan subjektifnya, Bibit dan Chandra dikhawatirkan mengulangi perbuatan menghilangkan barang bukti. [nuz]