INILAH.COM, Parepare - Telkom mengancam akan menutup usaha warung internet (warnet) yang tidak menggunakan tarif normal. Telkom juga mendesak warnet yang berlangganan internet office untuk beralih ke koneksi warnet.
General Manager (GM) PT Telkom Parepare, Sulawesi Selatan, M Rifai Tajuddin, mengatakan usaha warnet di Kota Parepare yang menggunakan koneksi speedy milik PT Telkom saat ini cukup menjamur. Akibatnya banyak pengusaha warnet yang merasa rugi akibat persaingan harga yang tidak sehat.
Dulu tarif perjam warnet sekitar Rp 7000, dan saat ini turun menjadi Rp 3000, sehingga banyak diantara dari pengusaha warnet mengaku rugi.
"Kami tidak ingin usaha warnet ini seperti bisnis wartel dulu, semua menjamur akhirnya tidak lama kemudian banyak pengusaha yang mengalami kerugian," jelas Rifai.
Rifai mengatakan, saat ini PT Telkom Parepare, tidak lagi membuka pendaftaran koneksi internet speedy untuk usaha warnet, dan pihaknya sudah mengirim surat kepada sejumlah pengusaha warnet yang berlangganan koneksi internet office untuk beralih ke koneksi warnet. Sebab jika tidak, pihak PT Telkom akan menutup usaha warnet tersebut.
"Itulah yang menyebabkan tarif warnet tersebut harganya turun, sebab mereka ini berlangganan koneksi internet office akan tetapi dia gunakan untuk usaha warnet, jadi kasarnya mereka secara tidak langsung sudah menipu kami," kata Rifai.
Rifai menambahkan, berdasarkan aturan PT Telkom, koneksi internet speedy untuk usaha warnet per bulan dikenakan biaya sebesar Rp1.750.000, sedangkan untuk koneksi internet office adalah Rp750.000.
Diakui Rifai, PT Telkom pun mengalami kerugian dengan ulah sejumlah pengusaha warnet yang telah menggunakan koneksi internet office untuk kebutuhan usaha, termasuk meresahkan pihak pengusaha warnet yang sudah membayar sesuai kesepakatan.
Rifai menegaskan, bila sampai batas akhir Oktober ini mereka tidak memperbaharui kesepakatan, maka PT Telkom akan menutup usaha warnet mereka dan akan memberikan pada pengusaha warnet yang lain yang siap membayar tarif sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh PT Telkom.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !