INILAH.COM, Batam - Produsen perangkat WiMax PT Teknologi Riset Global (TRG) pada 2010 akan menginvestasikan dana sekitar Rp 65 miliar untuk membangun pabrik dan basis riset dan pengembangan WiMax di kawasan Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.
"Pembangunan akan dimulai pada kuartal III tahun depan," kata Presiden Direktur TRG, Sakti Wahyu Trenggono, di Batamindo Industrial Park, Batam.
Trenggono menjelaskan, pabrik di Jababeka tersebut akan menggantikan pabrik yang ada di Batam. Saat ini perusahaan memproduksi massal perangkat WiMax bekerjasama dengan SIIX.
Untuk tahap awal kapasitas produksi TRG Wimax pada assembly line di Batam mencapai 80 base transceiver station (BTS) dan 4.000 Consumer Premises Equipment (CPE) per bulan. Pada 2010 diproyeksikan sebesar 200 BTS dan 10.000 CPE per bulan, dan 2011 ditingkatkan menjadi 400 BTS dan 20.000 CPE per bulan.
Meski begitu, Trenggono tidak merinci berapa besar kapasitas produksi pada pabrik Jababeka tersebut. Ia hanya menjelaskan, kapasitas produksi akan disesuaikan dengan permintaan perangkat WiMax oleh operator telekomunikasi di Tanah Air.
Ia menambahkan, selain untuk produksi perangkat, pabrik Jababeka natinya juga akan dijadikan laboratorium, riset dan pengembangan (R&D) dari sebelumnya dipusatkan di kota Bandung. "Semua pihak harus bersatu memajukan industri telekomunikasi dalam negeri dengan dukungan penuh dari regulator," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Standardisasi Ditjen Postel Depkominfo Azhar Hasyim, menuturkan, saat ini merupakan momentum kebangkitan industri dalam negeri.
"Di tengah suasana Hari Sumpah Pemuda, TRG WiMax bisa menjadi tonggak sejarah bahwa karya anak bangsa harus mendapat tempat pada industri nasional tercermin dari tingkat penggunaan komponen lokal yang di atas 40 persen," ujar Azhar.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !