Senin, 28 Mei 2012 | 23:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Internet Awalnya Hanya Bisa Kirim 'LO'
Headline
Leonard Kleinrock - istimewa
Oleh:
web - Jumat, 30 Oktober 2009 | 18:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta Bintang, penggiat teknologi, pakar dan pengusaha, bergabung dengan sang penemunya merayakan ulang tahun ke-40 jaringan yang mengubah kebudayaan global, internet.

"Ini tahun ke-40 sejak bayi internet pertama berbicara," kata profesor Leonard Kleinrock dari University of California Los Angeles yang memimpin tim menghubungkan komputer secara online pada tahun 1969.

Kleinrock memimpin sebuah acara ulang tahun di kampus UCLA yang mencampur kenangan masa lalu, dengan perdebatan tentang masa depan internet.

"Akan ada kontroversi yang berkelanjutan tentang di mana kita telah berada dan ke mana kita pergi," kata Arianna Huffington, pendiri situs berita dan blog populer yang memakai namanya.

"Internet adalah unsur demokratisasi, setiap orang memiliki suara yang setara," kata Kleinrock. "Tidak ada jalan untuk kembali pada saat ini. Kita tidak bisa mematikannya. Umur internet ada di sini."

Kleinrock tidak membayangkan Facebook, Twitter atau YouTube yang popular pada hari ini, pada 40 tahun yang lalu ketika timnya melahirkan apa yang sekarang disebut sebagai internet.

"Internet menembus setiap aspek kehidupan kita," kata Kleinrock.

"Sebagai remaja, internet berperilaku buruk, dan sisi gelap telah muncul. Pertanyaannya adalah ketika internet tumbuh menjadi dewasa muda, apakah bisa mengatasi periode nakal itu?"

Kleinrock merujuk pada email spam, penipuan online dan perangkat lunak berbahaya yang disebarkan oleh penjahat, sebagai sisi gelap yang tidak terduga dari internet.

Pada tanggal 29 Oktober 1969 Kleinrock memimpin sebuah tim yang punya komputer di UCLA agar bisa "berbicara". Kleinrock didorong keyakinan bahwa komputer ditakdirkan untuk bisa berbicara satu dengan yang lain, dan jaringan yang dihasilkan harus sama mudahnya digunakan seperti telepon.

Kunci agar komputer bisa bertukar data digital adalah memecah informasi ke dalam paket dan ditembakkan terus menerus. Insinyur memulai dengan kata "LOG" untuk login ke komputer lain dan macet saat mencapai huruf "O."

"Jadi, pesan pertama adalah LO," Kleinrock menceritakan. "Kami tidak bisa memiliki pesan pertama yang lebih baik."

Tim Kleinrock mencoba login ke kedua,dengan mengirimkan paket data digital antar komputer di ARPANET karena dana berasal dari Amerika Serikat Advanced Research Projects Agency (ARPA) yang didirikan pada tahun 1958.

ARPANET tumbuh menjadi apa yang dikenal saat ini sebagai internet. [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.