INILAH.COM, Jakarta - Penjualan tembaga dan emas equity PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) dari tambang Batu Hijau pada kuartal ketiga 2009 mencapai 93,000 ounces dan 64 juta pounds.
Demikian dikataan Juru Bicara PT NNT Rubi Purnomo kepada INILAH.COM, Jakarta, Jumat (30/10). "Penjualan tembaga pada kuartal 3 2009 sekitar 93 ribu ounces dengan costs applicable to sales sebesar US$178 per ounce, dan penjualan Emas sekitar 64 juta pounds dengan cost applicable sebesar US$0.50 per pound," katanya.
Ia melanjutkan, masing-masing penjualan tembaga dan emas equity sedikit lebih tinggi dari yang diperkirakan karena kadar yang lebih tinggi. Total costs applicable lebih rendah dari yang diperkirakan, utamanya karena biaya solar yang lebih.
Sementara, pasca longsor pada 18 September Batu Hijau kegiatan remediasi mulai dilakukan sejak 28 September dan kegiatan tambang dimulai kembali tanggal 10 Oktober yang lalu.
Sementara dampak dari kejadian tersebut, produksi tembaga dan emas tahun 2009 diperkirakan minimal dan Perusahaan memperkirakan penjualan tembaga dan emas equity dari tambang masing-masing antara 225,000 dan 250,000 ounces dan 210 dan 230 juta pound.
Secara umum Perusahaan memperkirakan terjadinya keterlambatan dalam mengakses ore yang sebelumnya diperkirakan pada 2010 dan 2011 dengan penurunan marjinal terhadap ore yang ditambang dari ultimate Phase 6 pit. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !