inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

4 Ribu Ekstasi Diselundupkan di Ember Cat

Headline
Ilustrasi
Oleh: Salviah Ika Padmasari
Sabtu, 31 Oktober 2009 | 05:13 WIB
INILAH.COM, Makassar - Tim Direktorat Narkoba Polda Sulsel telah menggagalkan sedikitnya empat ribu butir ekstasi jenis bintang siap edar. Pil psikotropika itu disembunyikan dalam sejumlah dus dan ember cat.

Dua Tersanga diamankan masing-masing Ferdinand, 36, dan Gundara, 35. Bersama mereka ditemukan ribuan butir ektasi dibungkus dalam beberapa paket. Paket itu disembunyikan dalam sebuah dus bercampur dengan beras dan ember cat disita guna dijadikan barang bukti.

Paket ekstasy ini dikirim dengan nama tujuan yang sama. Yakni, Ferdinand. Namun tidak menggunakan alamat rumahnya, melainkan ke Jl Sungai Katangka Lorong 130 No 9.

Ferdinand ini cukup licin, selalu saja lolos dari usaha pengejaran. Dan hari ini sepertinya dia tahu kalau saya lagi sibuk dengan kegiatan serah terima jabatan di Polda tapi akhirnya tertangkap juga hari ini, jelas Kasat I Narkoba Polda Sulsel AKBP Totok Winarto, di Makassar, Jumat (30/10) malam.

Ferdinan, jelasnya, teridentifikasi sebagai pemasok narkoba di Indonesia Timur, khususnya Makassar. Dia telah menjadi target pengejaran sejak enam bulan lalu.

Harga per butir ekstasi asal Jakarta melalui Surabaya ini, tambah Totok, senilai Rp 150- 200 ribu per butirnya. Sehingga, jumlah total barang bukti itu ditaksir senilai Rp 800 juta. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.