INILAH.COM, Jakarta - Tiga putri Presiden RI Kedua Soeharto datang di perayaan HUT Partai Golkar ke-45, di Jakarta, Sabtu (31/10) malam. Langkah keluarga Cendana yang banyak dipersepsikan ingin kembali berpolitik di Partai Beringin itu dinilai sebagai suatu langkah wajar.
"Dari dulu memang mereka orang Golkar. Mereka adalah penyokong partai dan tidak pernah berubah," kata guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia Iberamsjah, saat berbincang dengan INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (1/11).
Jika baru sekarang terlihat perannya di Golkar, menurut Iberamsjah karena keluarga Cendana melihat ada prospek dan perkembangan ke depan. "Apalagi untuk masuk ke dalam partai baru itu sangat tidak mudah. Jadi mereka mencari partai yang pernah dibesarkan Cendana," ujarnya.
Dalam HUT Golkar yang digelar di Pekan Raya Jakarta, putri-putri keluarga Cendana datang. Mereka adalah Siti Hardiyanti alias Tutut, Siti Hutami Endang Adiningsih alias Mamiek, dan Siti hediat Hariyadi alias Titik. Titik sendiri dalam kepengurusan Partai Golkar juga telah menduduki jabatan penting sebagai Wasekjen Golkar. [mvi/nuz]