inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

‘Pejabat Poligami Egois’

Oleh: Mevi Linawati
Minggu, 1 November 2009 | 13:10 WIB
INILAH. COM, Jakarta Sejumlah pejabat negara, baik di legislatif maupun eksekutif dikabarkan menganut poligami. Hal ini dianggap sebagai tragedi kemanusiaan, karena eksistensi perempuan tidak pernah diakui.

"Mereka (pejabat berpoligami) adalah orang-orang yang egois dan tidak memikirkan perempuan," ujar anggota Koalisi Laki-laki Menolak Poligami Wawan Suwandi, usai jumpa pers, di kantor KontraS, Jakarta, Minggu (1/11).

Seandainya ada kader partai atau pejabat yang memiliki istri lebih dari satu, Wawan secara tegas mengatakan akan menentangnya. "Saya sudah tidak ada simpati lagi. Karena perempuan itu yang selalu menjadi objek dan korbannya," kata dia.

Wawan berharap, keberadaan Koalisi akan membuat siapapun yang memiliki istri lebih dari satu akan berpikir ulang. Sebab, sebenarnya istri yang dipoligami tidak akan pernah merasa bahagia.

Koalisi juga menyatakan bahwa poligami adalah tindakan melecehkan laki-laki, karena dianggap sebagai kaum yang tidak tahan godaan. "Kalau ada yang tersindir ya bagus. Seharusnya dalam pernikahan, konsekuensi yang diterima adalah setia," katanya. [mvi/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
Bolang @ Minggu, 1 November 2009 | 13:55 WIB
sekarang laki2 dgn perempuan 1:4, klo laki2 tdk boleh poligami, bagaimana dgn 3 perempuan lainnya?? jadi yang egis siapa bung? 1 perempuan kan??. sdh lah buang klo ente ga mampu berpoligami hormatilah dan kita bantu agar para suami mmpu berbuat adil. tapi semoga bukan sirik tanda tak mampu ya...
bejomagelang @ Minggu, 1 November 2009 | 13:31 WIB
Yang egois itu Anda, Wawan. Ngapain ngurusin rumah tangga orang? Anda kagak ada kerjaan ya. Mengapa Anda tidak membikin koalisi untuk membebaskan perempuan dari jeratan prostitusi?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.