Senin, 28 Mei 2012 | 23:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Layanan Telepon Prabayar Dilarang
Headline
Istimewa
Oleh: Donny Andhika
web - Minggu, 1 November 2009 | 14:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta- India mengeluarkan larangan terhadap ponsel prabayar di Kashmir. Larangan itu menyusul kekhawatiran yang mengatakan militan menggunakan teknologi itu untuk memicu bom dan menyembunyikan identitas.

Kashmir baru merasakan teknologi ponsel pada tahun 2003 setelah badan keamanan memberi lampu hijau, akan tetapi versi prabayar diduga telah digunakan dalam serangan bom sejak saat itu.

Ponsel prabayar lebih mudah untuk dibeli daripada versi pascabayar.

Sistem ponsel pascabayar dibayar secara bulanan dan hanya dapat dibeli setelah serangkaian registrasi dan pemeriksaan resmi tentang detail calon pelanggan dan fotonya.

"Semua koneksi ponsel prabayar akan dihentikan pada 1 November setelah perintah dari Kementrian dalam negeri dikeluarkan," televisi milik negara, Doordarshan mengumumkan hari Jumat lalu.

Selama perjalanannya ke Kashmir bulan ini, Menteri Dalam Negeri India P.Chidambaram menunjukan kemungkinan bahwa ponsel prabayar akan dilarang di wilayah sengketa karena dianggap "rentan terhadap penyalahgunaan."

Dia mengatakan bahwa, " ada perbedaan besar dari sudut pandang keamanan" antara ponsel prabayar yang dapat dibeli tanpa identifikasi rinci, dan pascabayar.

Pemberontakan di Kashmir terhadap New Delhi telah menewaskan lebih dari 47 ribu orang menurut perhitungan resmi, namun kelompok separatis mengatakan korban berjumlah antara 80 ribu hingga 100 ribu nyawa.

Daerah ini terbagi dua antara zona Pakistan dan India, tetapi kedua negara mengklaim daerah itu secara keseluruhan dan bertempur dalam memperebutkannya.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.