INILAH.COM, Jakarta - PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mencatat pertumbuhan penjualan sembilan bulan pertama 2009 mencapai Rp4,1 triliun naik 8,3%, dari sebelumnya Rp 3,8 triliun.Demikian diungkapkan manajemen Holcim melalui surat elektroniknya kepada
INILAH.COM, akhir pekan lalu.
Menurutnya, penjulan yang meningkat berarti arus kas operasi bersih naik sebesar 79% dan laba bersih naik sebesar 4% hingga menjadi Rp567 miliar. Kuatnya kemampuan kas ini cukup untuk mengurangi hutang jangka panjang Perusahaan sebesar 40%, hingga hanya tinggal Rp1,89 triliun selama 12 bulan terakhir ini.
Selain itu, kas tersebut juga digunakan untuk mendanai investasi peningkatan kapasitas produksi Perusahaan melalui akuisisi pabrik di Malaysia.
"Kami telah berhasil melalui krisis keuangan dunia dengan cukup baik, berkat model bisnis yang tepat, termasuk pengembangan waralaba Solusi Rumah. Holcim Indonesia berhasil memperkuat posisi neraca dan melakukan investasi untuk memperbesar kapasitas kami dalam mengantisipasi peningkatan permintaan di masa depan," ungkap Eamon Ginley, Presiden Direktur Holcim Indonesia. [san/hid]