INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Permata Tbk (BNLI) mencatat sepanjang sembilan bulan pertama 2009 pertumbuhan laba bersih 28% yoy menjadi Rp500 miliar.Demikian diungkapkan manaemen perseroan dalam surat elektroniknya kepada
INILAH.COM, akhir pekan lalu.
Kenaikan laba PermataBank ini dikonstribusi oleh pertumbuhan kredit yang berkesinambungan dan pendapatan operasional lainnya. Sepanjang kuartal III 2009 ini total pendapatan mencapai Rp2,8 triliun, 19% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp2,3 triliun.
Pendapatan bunga bersih tercatat Rp2,1 triliun atau tumbuh 14% sedangkan pendapatan operasional lainnya tumbuh hingga 40% YoY dari Rp453 miliar menjadi Rp634 miliar di akhir September 2009 yang ditopang oleh bisnis treasuri.
Biaya operasional dapat dikelola dengan hati-hati dan dijaga pada level Rp1,6 triliun YoY. Konsekuensinya Cost Income Ratio (CIR) mengalami perbaikan menjadi 59% pada kuartal III 2009 ini dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 71%.
Adapun pertumbuhan kredit (gross) 12% YoY dari Rp33,7 triliun pada September 2008 menjadi Rp37,6 triliun pada periode yang 2009. Total aset per 30 September 2009 Rp56,9 triliun, meningkat hingga 20% YoY. = NPL Net tercatat 2,1% di akhir September 2009, lebih rendah dibandingkan Semester I 2009.
Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan yang positif 16% YoY menjadi Rp43,3 triliun di akhir September 2009. Giro dan Tabungan mencatat perbaikan sehingga dapat tumbuh masing-masing 18% YoY dan 22% YoY menjadi Rp9,1 triliun dan Rp8,6 triliun. Sedangkan Deposito tercatat menguat 14% YoY, tumbuh menjadi Rp25,6 triliun di kuartal III 2009. [san/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !