Sabtu, 26 Mei 2012 | 18:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wew! Arab Temukan Senjata Al Qaeda
Headline
Istimewa
Oleh: Vina Ramitha
web - Senin, 2 November 2009 | 11:37 WIB
INILAH.COM, Riyadh Otoritas Arab Saudi menemukan senjata di dekat Ibukota Riyadha yang diduga milik Al Qaeda dalam jumlah besar. Wew!

Senjata-senjata tersebut ditemukan dalam sebuah rumah setelah interogasi 44 orang yang dituduh memiliki kaitan dengan Al Qaeda. Mereka semua ditangkap pada 19 Agustus lalu, demikian pernyataan Jubir Mendagri, seperti dilansir kantor berita SPA, Senin (2/11).

Senjata-senjata yang ditemukan itu antara lain 281 senapan serang Kalashnikov, 250 tempat peluru dan 35 peti yang berisikan 41.250 peluru, kata jurubicara itu.

Ketika 43 orang Saudi dan seorang warga asing ditangkap pada Agustus, polisi juga menyita sekitar 70 senjata mesin, 376 alat peledak elektronik dan lebih dari 31.000 peluru di tiga tempat penyimpanan di sebuah rumah Riyadh dan persembunyian gurun.

Orang-orang ini mempunyai hubungan dengan organisasi asli Al Qaeda, kata Jubir Depdagri Jendral Mansur Al Turki saat mengadakan penggerebekan, Agustus lalu.

Operasi pembunuhan dan pemboman Al-Qaeda pada 2003-2006 menewaskan lebih dari 150 orang Saudi dan warga asing di Arab Saudi. Aparat keamanan juga menangkap sekitar 9.000 orang yang diduga pembangkang. [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
sanusi
Senin, 4 Juli 2011 | 11:39 WIB
saya ingin masuk teroris,siapa yg bisa bantu sy. mhon bantuannya.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.