INILAH.COM, Jakarta - EBITDA (laba sebelum bunga, pajak dan amortisasi) marjin PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) akan tergerus pada akhir tahun ini akan membayar pensiun dini Rp 750 miliar. Demikian disampaikan Direktur Keuangan TLKM Sudiro Asno, Senin (2/11). Saat ini per September 2009 Ebitda marjin TLKM sekitar 59,7%. "Tahun ini dana pensiun dini sekitar Rp 750 miliar untuk menjaring pegawai program pensiun dini," kata Sudiro.
Direktur Utama TLKM Rinaldi Firmansyah mengatakan adanya biaya pensiun dini akan mengradasikan laba. Saat ini pegawai TLKM sekitar 24 ribu.
Per September 2009 TLKM mencatatkan laba bersih sekitar Rp Rp 9,3 triliun dibandingkan periode sebelumnya Rp 8,9 triliun atau 381 miliar atau naik 4,3%. Laba usaha mengalami kenaikan sebesar Rp 776 miliar dari Rp 17,1 triliun menjadi Rp 17,9 triliun atau 4,5% dan kenaikan pendapatan sekitar Rp 2.465 miliar atau naik 5,5% dari Rp 44,650 triliun menjadi Rp 47,114 triliun.
Dibandingkan periode sebelumnya yang sebagian berasal dari kenaikan pendapatan seluler sebesar Rp 2.760 miliar atau 15,1%. Pendapatan data naik sebesar Rp 1.534 miliar atau 14,1%. Sementara pendapatan telepon tetap turun dan interkoneksi turun masing-masing sebesar Rp 1.078 miliar atau 14,5% dan Rp 899 miliar atau 13%. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !