Senin, 28 Mei 2012 | 23:05 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Windows Phone Siap Jegal BlackBerry
Headline
Windows Phone - Istimewa
Oleh: Donny Andhika
web - Selasa, 3 November 2009 | 09:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta Ketika BlackBerry sedang tenar, Microsoft gencar mengenalkan Windows Phone di Indonesia. Bagaimana masa depannya? Yang jelas Windows Phone sangat tertolong ponsel China.
Manager Produk Windows 7 PT Microsoft Indonesia, Lukman Susetio mengatakan pihaknya siap menghadapi persaingan yang ketat, termasuk bersaing dengan smartphone yang sedang naik daun BlackBerry.

Windows Phone yang merupakan penerus Windows Mobile, kata Lukman memiliki kelebihan karena evolusi dari PDA (Personal Digital Asistant).
PDA mengubah dari yang ada di PC ke dalam netbook, menjadi ke dalam perangkat genggam. Tantangannya sekarang adalah untuk menghadirkan user interface yang lebih mudah digunakan oleh orang-orang, kata Lukman di Jakarta, kemarin.
Microsoft sangat optimis Windows Phone bisa bersaing dengan berbagai smartphone. Microsoft menilai Windows Phone satu-satunya yang bisa diandalkan terutama untuk profesional yang sering beraktivitas di luar ruang kerja.
Lukman mengatakan di dalam Windows Phone terdapat aplikasi Office. Fitur itu merupakan salah satu kunci yang memperkuat Windows Phone. Experience yang ditawarkan juga menarik, karena sama dengan PC, paparnya.
Presiden Direktur PT Acer Indonesia Jason Lim mengatakan ponsel dengan sistem Windows merupakan andalan dari perusahaannya. Sistem itu sudah sejak lama diaplikasikan Acer pada handsetnya.
Acer termasuk yang paling awal mengaplikasikan Windows terbaru, tambah Jason. Ia menambahkan platform Windows merupakan salah satu platform yang disukai oleh konsumen.
Namun masalah pada platform Windows adalah munculnya virus yang selalu jadi momok. Serangan virus ini bisa menjadi pertimbangan konsumen, sebelum memilih handset. Tapi Lukman menepis anggapan itu.
Ia mengatakan platorm mungkin hampir sama, tapi jarang ada virus yang mampir di handset. Menurutnya sekitar 95% virus handset datang lewat Bluetooth atau MMS dengan attachment. Sementara vendor antivirus juga sudah menyediakan produknya untuk Windows Phone.
Lalu bagaimana dengan hadirnya Google Android yang sedang naik daun? Apakah akan menjadi ancaman? Lukman mengatakan hadirnya Android malah lebih bagus. Soalnya dengan berbagai macam platform, end user bisa memilih operating system (OS) mana yang lebih bagus. Itu adalah suatu kompetisi yang biasa, katanya.
Permasalahan lain dari handset Windows adalah harganya yang mahal. Lalu bagaimana ke depannya? Kalau itu kita harus lihat dari hardware manufactory sendiri. Sebenarnya kami harus berterima kasih dengan ponsel China karena smartphone bisa jadi murah, kata Lukman. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
edy
Rabu, 4 Agustus 2010 | 18:28 WIB
Benar sekali, bahkan bukan hanya windows phone yang tertolong ponsel China shgga jadi lbh terjangkau harganya, tapi hampir semua jenis ponsel jadi bisa terjangkau karena dibuat di China, dengan dibuat di China maka sekarang seorang tukang ojek, tukang parkir bahkan anak SD pun sekarang bisa menggenggam ponsel pribadinya, sesuatu hal yang sulit kalo semua ponsel masih dibuat di eropa/jepang/korea.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.