INIlLAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, International Monetary Fund (IMF) kerap kali memberikan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang meleset.
"IMF itu kan salah terus. Waktu itu kan 2,5 persen tahun ini, nyatanya tidak," ujarnya usai menghadiri rapat koordinasi di Gedung Graha Sawala, Selasa (3/11).
IMF telah tiga kali mengeluarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2009 yaitu 2,5%, kemudian direvisi kembali menjadi 3,1%, dan terakhir direvisi ulang menjadi 4%.
Sementara mengenai proyeksi pertumbuhan tahun 2010 yang kembali dikeluarkan IMF, Ani menilai proyeksi tersebut terlalu rendah. "Terlalu rendah," imbuhnya.
Ani menegaskan, pemerintah tidak akan mengubah target pertumbuhan baik tahun ini maupun tahun depan. "Tahun ini tetap 4,3 persen tahun depan sesuai dengan APBN 2010 (5-5,5)," pungkasnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !