INILAH.COM, Milan Rumah mode Italia, Prada memutuskan untuk mem-PHK sementara sebagian karyawannya setelah pesanan untuk koleksi musim semi/musim panas 2010 tidak mencapai target dan kurang dari 10%.
Miuccia Prada, yang dianggap sebagai pelopor kelompok fesyen Milan, pekan lalu, telah menandatangani perjanjian dengan serikat pekerja lokal untuk target pemesanan. Dan, jika tidak memenuhi kuota, Prada sepakat mem-PHK karyawan dengan catatan tertentu.
Perjanjian yang diatur itu merupakan strategi pengaturan keuangan dikaitkan dengan krisi global dan berkurangnya permintaan akan barang-barang mewah. Khusus untuk kelompok busana, terjadi kesepakatan untuk mengurangi pembayaran atau melakukan PHK sementara.
Seperti yang dilansir dari Reuters Life, tindakan yang dilakukan Prada ini merupakan kebijakan yang bisa menolong karyawan.
"Perusahaan sudah melihat adanya tanda-tanda perbaikan situasi keuangan dan pasar. Ini membuat kami cepat menjadwalkan kembali produksi penuh. Dan secepatnya, karyawan bisa kembali beraktivitas," demikian isi pernyataan yang dikeluarkan Prada untuk karyawannya.
Pernyataan Prada bertolak belakang dengan pernyataan dari rumah mode Versace, yang pada pekan ini berencana akan mem-PHK sebagian karyawannya akibat krisis global. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !